Kalau saja kamu jadi aku, belum tentu kamu kuat melewatinya.
Dan kalau saja aku jadi kamu, belum tentu aku kuat menjalankannya.
Kalau saja kamu jadi aku, belum tentu kamu sabar merasakannya.
Dan kalau saja aku jadi kamu, belum tentu aku bisa tahan didalamnya.
Kalau saja kamu jadi aku, belum tentu kamu bisa ikhlas menerimanya.
Dan kalau saja aku jadi kamu, belum tentu juga aku bisa rela melepaskannya.
Bahwasannya, keadilan dalam hidup telah Tuhan atur masing-masing batasnya.
Tak ada yang dilebihkan, tak ada yang dikurangi.
Adil bukanlah sama rata, Adil adalah tepat pada tempatnya.
Pada akhirnya semoga saja ini sudah tepat pada tempatnya,
sehingga tidak perlu ada lebih banyak lagi "kalau saja".
ah, sedih tidak kasat mata, pun bahagia, hati tidak akan ada yang tahu pasti.
- ditulis saat gelap
benar-benar gelap, oleh sebab lampu dikamar putus listriknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar